Gunung Lawu (3.265 m) terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung LAwu terletak diantara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Gunung ini statusnya sedang istirahat. Gunung ini selalu ramai didaki oleh para pendaki Indonesia maupun pendaki Mancanegara
Ok, langsung aja gua ceritain pengalaman mendaki di Gunung Lawu. Jadi tepatnya tanggal 17 Agustus 2018 gua bareng ke 5 teman gua naik ke Gunung Lawu,,sebenernya pendakian ini udah direncanain lama, tapi baru kesampean di tanggal itu.
kami naik ber 6,salah satunya cewe. kita mulai naik jam 8 pagi.sebenernya kami nyampe basecamp udah dari jam setengah 5an tapi basecamp baru buka jam 8 pagi jadi kami nunggu basecamp buka dulu. Oiya kami naik lewat jalur candi cetho.
Pedakian kali ini emang agak berat soalnya debu disepanjang perjalanan. kebetulan saat itu tapat musim kemarau, lama enggak ada ujan jadi debunya tebel. saat itu kebetulan cukup ramai yang naik jadi kami naik bareng rombongan lain.
sekitar jam 4 kami tiba diarea camp. kami buat tenda masak dan istirahat. tepatnya di bulak peperanngan kami mendirikan tenda.
sekitar jam 2 dini hari,kami mulai bergegas menuju puncak lawu, kebetulan saat itu kami melakukan summit tanpa ada rombongan lain jadi kami summit cuma ber 6. suasana cukup mencekam pada saat itu. ada pengalaman mistis pada saat melakukan summit. tapi ceritanya akan gua share di next post okay.?
nah tepatnya sebelum subuh kami nyampai di puncak hargo dumilah. ternyata ada yang ngecamp di puncaknya...
Gunung Lawu menyimpan misteri pada masing-masing dari tiga puncak
utamanya dan menjadi tempat yang dimitoskan sebagai tempat sakral di
Tanah Jawa.
Harga Dalem diyakini sebagai tempat pamoksan Prabu Bhrawijaya
Pamungkas, Harga Dumiling diyakini sebagai tempat pamoksan Ki
Sabdopalon, dan Harga Dumilah merupakan tempat yang penuh misteri yang
sering dipergunakan sebagai ajang menjadi kemampuan olah batin dan
meditasi.
Konon gunung Lawu merupakan pusat kegiatan spiritual di Tanah Jawa dan berhubungan erat dengan tradisi dan budaya Praja Mangkunegaran.
Setiap orang yang hendak pergi ke puncaknya harus memahami
berbagai larangan tidak tertulis untuk tidak melakukan sesuatu, baik
bersifat perbuatan maupun perkataan. Bila pantangan itu dilanggar si
pelaku diyakini bakal bernasib naas.
Tempat-tempat lain yang diyakini misterius oleh penduduk setempat
yakni: Sendang Inten, Sendang Drajat, Sendang Panguripan, Sumur
Jalatunda, Kawah Candradimuka, Repat Kepanasan/Cakrasurya, dan
Pringgodani.
itulah sedikit pengalaman pendakian yang dapet gua share,,,,untuk pendakian gunung lainnya ntar gua share di next post...thanks






No comments:
Post a Comment